TANPA IKATAN DARIMU

       Mungkin takdir kita sampai dikata persahabatan. Tak pernah ku tahu bahwa kita akan seasing ini sekarang. Dimulai dari dulu kita yang sering ngobrol berdua, jalan-jalan berdua, ke kantin berdua, main berdua, sekarang hanyalah aku dan kamu yang berbeda. Entah bisikan dari mana kamu menjauhi ku. Bagaimana bisa secepat itu kamu melupakanku, setelah apa yang kamu lakukan kepadaku. Ini semua kesannya hanya dimanfaatkan, bukan memanfaatkan.

         Satu bulan yang lalu, kita berlibur bersama ke kota Jogja. Kota yg begitu romantis untuk kita berdua. Kepantai di salah satu tujuan kita. Sampai kita lupa, seharusnya kita menghadapinya bagaimana, bukan mengapa. Sudah ku buang larut-larut kenangan kita ini, namun sebegitu susahnya aku melupakan kenangan manis yang sesimpel ini.

          Ku kira itu semua hanya "ah biasa aja kali, cuma temen!". Tapi ingat, status tk memandang kenangan. Yang benar saja, selepas kejadian itu terjadi, aku semakin berharap kepadamu, bahwa aku kini mencintaimu lebih dalam lagi. Aku sekarang merasa digantungkan dengan perasaan, perbuatan, dan perkataan darimu. Semogakedepannya, kita bisa bersama lebih dari sahabat atau teman dekat.




        (Terima kasih sahabat online ku, semoga kalian suka ya, dan membaca semua sampai tuntas, baru kalian mengerti arti tulisanku ini, terima kasih lagi untuk semua keluarga dan sahabat-sahabat aku yang support aku selama ini, doa terbaik buat kalian!!)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TERLAMBAT MENYADARI #1

I SEE U #1

I'AM FINE